Elektro • Panduan Lapangan

Kabel NYM: Arti Kode, Ukuran, dan Batas Arusnya

Arti kode kabel NYM huruf demi huruf, ukuran 2 x 1,5 sampai 3 x 4 mm², warna inti, tabel KHA menurut PUIL, beda NYM, NYA, NYY, dan cara membaca cetakannya.

Oleh Tim Redaksi Ruang TeknikTerbit Diperbarui Diperiksa terhadap sumber

Tiga potong kabel berselubung abu-abu muda dengan cetakan; yang atas bertuliskan SEVKABEL NYM 3x2,5 2002, yang tengah NUM-J 3X2.5-0.66 K-136, dan yang bawah NUM-J 3X4-0,66 K-136 dengan ujung terkupas memperlihatkan inti biru dan hijau-kuning
Atas: kabel NYM 3 x 2,5 buatan Rusia dengan cetakan merek, jenis, dan ukuran. Tengah dan bawah: tiruan tanpa merek berkode NUM-J yang, menurut keterangan pemotret, tidak mengikuti standar.Foto: BPK / Wikimedia Commons, CC0 1.0
Ringkasan jawaban

Kabel NYM adalah kabel instalasi tetap berpenghantar tembaga dengan insulasi PVC (Y) dan selubung luar PVC (M), sedangkan huruf N menandai kabel jenis standar. Tegangan pengenalnya 300/500 V dan produknya wajib memenuhi SNI 04-6629.4-2006. Menurut Tabel K.52.3.4 PUIL 2011/Amd.1, kemampuan hantar arus NYM 1,5 mm² adalah 18 A, 2,5 mm² 26 A, dan 4 mm² 34 A pada suhu ambien 30 °C.

Daftar isi

Kabel NYM adalah kabel instalasi berpenghantar tembaga yang setiap intinya berinsulasi PVC dan seluruh intinya dibungkus selubung luar PVC. Kodenya dibaca huruf demi huruf: N menandai kabel jenis standar (dari istilah Jerman Normenleitung), Y berarti insulasi PVC, dan M berarti kabel berselubung (Mantelleitung). Kabel ini dipakai untuk perkawatan tetap di dalam bangunan, misalnya jalur lampu dan kotak kontak rumah, dengan tegangan pengenal 300/500 V.

Panduan ini ditulis untuk pelaksana lapangan dan pemilik rumah yang ingin paham arti tulisan di kabel dan batas pemakaiannya. Langkah memasang tidak dibahas di sini. Topik kelistrikan lain ada di cabang Elektro Ruang Teknik.

Arti kode N, Y, M dan konstruksi kabel NYM

Sistem kode NYM berasal dari penamaan kabel Jerman (DIN VDE 0292). Menurut Wikipedia bahasa Jerman, N adalah Normenleitung (kabel menurut standar), Y adalah insulasi inti dari polivinil klorida (PVC), dan M adalah Mantelleitung atau kabel berselubung. Penghantar tembaga tidak diberi huruf tersendiri, sedangkan penghantar aluminium ditandai huruf A, misalnya NAYY untuk kabel tanah PVC berpenghantar aluminium. Katalog Voksel mendeskripsikan NYM sebagai Cu/PVC/PVC, yaitu konduktor tembaga, insulasi PVC, dan selubung PVC. Permenperin 56/2024 memakai nomenklatur yang sama, CU/PVC/PVC, dengan NYM sebagai persamaannya.

Huruf M bukan singkatan "multi". NYM memang kabel multiinti, dan buku pedoman PUIL terbitan Ditjen Ketenagalistrikan menyebutnya "kabel multiinti berinsulasi dan berselubung PVC". Tetapi huruf M merujuk pada selubungnya. Perbedaan ini penting saat membandingkan dengan NYA, yang juga berinsulasi PVC tetapi tidak berselubung.

Konstruksi NYM terdiri atas empat lapisan dari dalam ke luar:

  1. Konduktor tembaga, padat atau pilin. Katalog Voksel menyebut ukuran 1,5 sampai 10 mm² tersedia dalam bentuk padat atau pilin, dan 16 sampai 35 mm² dalam bentuk pilin.
  2. Insulasi PVC pada setiap inti, dengan warna pembeda.
  3. Pengisi PVC yang mengisi rongga antarinti.
  4. Selubung luar PVC, tempat cetakan identitas kabel.
Diagram penampang kabel NYM 3 x 2,5 mm² dengan konduktor tembaga, insulasi PVC cokelat, biru, dan hijau-kuning, pengisi PVC, dan selubung luar PVC
Lapisan kabel NYM 3 x 2,5 mm² dan warna inti menurut PUIL; diameter luar dari katalog Voksel Kredit: Redaksi Ruang Teknik, diagram buatan sendiri

Kadang kamu menemukan akhiran -J atau -O. Masih menurut sumber yang sama, NYM-J berarti kabel berselubung dengan konduktor proteksi hijau-kuning, sedangkan NYM-O tanpa konduktor proteksi. Tabel KHA PUIL menulisnya sebagai "NYM/NYM-0" dalam satu baris, jadi batas arusnya sama.

Ukuran kabel NYM yang umum dan warna isolasinya

Ukuran NYM ditulis sebagai jumlah inti kali luas penampang tiap inti. NYM 3 x 2,5 berarti tiga inti, masing-masing 2,5 mm². Luas penampang inilah yang menentukan batas arus, bukan diameter luar kabel.

Tabel 1: Ukuran kabel NYM yang umum dan warna isolasinya
NYM 2 x 1,5 mm²29,0Sirkit akhir pencahayaan yang terpisah dari sirkit daya (minimum 1,5 mm²); tanpa inti proteksi
NYM 3 x 1,5 mm²39,5Sirkit akhir pencahayaan (minimum 1,5 mm²), dengan inti proteksi
NYM 3 x 2,5 mm²311,0Sirkit akhir kotak kontak dan AC (minimum 2,5 mm²)
NYM 3 x 4 mm²312,0Sirkit masuk dari kWh meter (minimum 4 mm²) dan sirkit cabang (direkomendasikan minimum 4 mm²)

Sumber: lihat bagian Sumber artikel.

Diameter luar diambil dari katalog Voksel. Merek lain bisa sedikit berbeda, jadi cek lembar data produsen sebelum memilih ukuran konduit.

Batas minimum di kolom terakhir berasal dari buku pedoman Ditjen Ketenagalistrikan. Butir 2.5.1 PUIL 2011 menetapkan sirkit masuk minimal 4 mm² tembaga, dan butir 2.6.2 merekomendasikan sirkit cabang minimal 4 mm². Untuk sirkit akhir, buku itu menyebut minimal 1,5 mm² untuk pencahayaan yang didesain terpisah dari sirkit daya, serta 2,5 mm² untuk sirkit dengan kotak kontak dan untuk AC. Contoh rancangan rumah 450 VA di buku yang sama (Gambar 5.1) memakai NYM 3 x 4 mm² dari meter ke panel MCB dan NYM 3 x 2,5 mm² untuk kedua sirkit akhirnya.

Kedua sirkit akhir di contoh itu mencampur titik lampu dan kotak kontak, sehingga penampangnya mengikuti syarat kotak kontak, yaitu 2,5 mm². Jadi angka 1,5 mm² hanya berlaku bila sirkit pencahayaan benar-benar dipisah dari sirkit daya. Penampang minimum adalah batas bawah, bukan target.

Warna insulasi inti menurut PUIL

Ayat 5210 PUIL 2011 mengatur warna inti untuk semua instalasi magun dan fleksibel. Penjelasan di buku pedoman Ditjen Ketenagalistrikan merangkumnya untuk sirkit rumah:

  • Fase (lin): hitam, cokelat, atau abu-abu. Ketentuan ini juga berlaku untuk kabel sakelar.
  • Netral: biru. Warna biru tidak boleh dipakai untuk konduktor lain bila instalasi punya netral.
  • Proteksi atau pembumian: loreng hijau-kuning, yang hanya boleh dipakai untuk konduktor pembumian, konduktor proteksi, dan konduktor ikatan ekuipotensial ke bumi.

Pada NYM 3 inti untuk sirkit fase tunggal, susunannya fase, netral biru, dan proteksi hijau-kuning. NYM 2 inti tidak punya inti hijau-kuning. Jadi NYM 2 x 1,5 tidak bisa membawa pembumian ke titik yang memerlukannya.

Empat tahap mengupas kabel NYM-J 3 x 1,5 berselubung abu-abu sampai terlihat tiga inti berwarna hitam, hijau-kuning, dan biru
Kabel NYM-J 3 x 1,5 (keterangan foto berbahasa Jerman) setelah selubung luar dan pengisinya dikupas: inti fase hitam, proteksi hijau-kuning, dan netral biru, sesuai pola warna PUIL. Foto dipotong redaksi. Foto: Uwe Schwöbel / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Kemampuan hantar arus (KHA) kabel NYM per luas penampang

Kemampuan hantar arus (KHA) adalah arus terus-menerus terbesar yang boleh mengalir tanpa membuat suhu konduktor melewati batas insulasinya, yaitu 70 °C untuk PVC pada tabel ini. Untuk NYM, PUIL 2011/Amd.1 memuat Tabel K.52.3.4, berjudul "KHA terus menerus yang diperbolehkan untuk kabel instalasi berinsulasi dan berselubung PVC, serta kabel fleksibel dengan voltase pengenal 230/400 (300) volt dan 300/500 (400) volt pada suhu ambien 30 °C, dengan suhu konduktor maksimum 70 °C". Tabel ini direproduksi dalam buku pedoman Ditjen Ketenagalistrikan halaman 93.

Tabel 2: Kemampuan hantar arus (KHA) kabel NYM per luas penampang
1,5181019
2,5262025
4342534
6443544
10615061
16826382
2510880108
35135100134

Sumber: lihat bagian Sumber artikel.

Dua kolom pertama adalah kutipan Tabel K.52.3.4. Kolom terakhir dari katalog produsen sebagai pembanding. Angkanya hampir sama, tetapi selisih 1 A pada 1,5, 2,5, dan 35 mm² menunjukkan katalog bukan pengganti tabel standar. Untuk pemeriksaan instalasi, yang dirujuk tetap PUIL.

Grafik batang KHA kabel NYM dari 1,5 sampai 35 mm² beserta arus pengenal gawai proteksi pasangannya menurut Tabel K.52.3.4 PUIL
KHA naik dari 18 A (1,5 mm²) sampai 135 A (35 mm²), dan arus pengenal gawai proteksi pasangannya selalu di bawah KHA. Angka sama dengan tabel di atas. Kredit: Redaksi Ruang Teknik, diagram buatan sendiri

Cara memakai tabel KHA bersama MCB

Ayat 433.1 PUIL 2011 mengatur koordinasi antara kabel dan gawai proteksi beban lebih, misalnya MCB. Ada dua syarat yang harus dipenuhi:

IB≤In≤IZI_B \le I_n \le I_Z

IBI_B adalah arus desain sirkit (A), InI_n adalah arus pengenal gawai proteksi (A), dan IZI_Z adalah KHA kontinu kabel (A).

I2≤1,45×IZI_2 \le 1{,}45 \times I_Z

I2I_2 adalah arus yang memastikan gawai proteksi bekerja efektif dalam waktu konvensional (A); nilainya disediakan pabrikan atau standar produk gawai proteksi. IZI_Z sama seperti di atas (A).

Contoh hitungan

Memeriksa NYM 3 x 2,5 mm² untuk sirkit kotak kontak

  1. Diketahui arus desain sirkit kotak kontak I_B = 14 A

  2. KHA NYM 2,5 mm² menurut Tabel K.52.3.4: I_Z = 26 A

  3. Arus pengenal gawai proteksi menurut kolom 4 tabel: I_n = 20 A

  4. Syarat pertama: 14 A ≤ 20 A ≤ 26 A, terpenuhi

  5. Pembanding NYM 1,5 mm²: I_Z = 18 A dengan gawai proteksi pasangan tabel 10 A, sehingga 14 A > 10 A, tidak terpenuhi

  6. Syarat kedua dicek dengan nilai I_2 dari lembar data MCB: I_2 ≤ 1,45 × 26 A = 37,7 A

Hasil

sirkit 14 A memakai NYM 3 x 2,5 mm² dengan MCB 20 A; NYM 1,5 mm² tidak cocok, dan sirkit kotak kontak memang minimal 2,5 mm²

Angka KHA berlaku pada suhu ambien 30 °C. Bila kabel lewat ruang yang lebih panas atau dibundel rapat dengan banyak kabel lain, KHA harus dikoreksi turun. Sebagai gambaran, Tabel K.52.3.2 PUIL untuk kabel inti tunggal berinsulasi PVC hanya mengizinkan 94% KHA pada suhu ambien di atas 30 sampai 35 °C, dan 87% di atas 35 sampai 40 °C. Hitungan lengkap dengan faktor koreksi lebih aman dikerjakan perencana instalasi.

Perbedaan kabel NYM, NYA, dan NYY

Tiga kode ini mirip, tetapi bedanya ada pada selubung, tegangan pengenal, dan tempat pemakaian.

Tabel 3: Perbedaan kabel NYM, NYA, dan NYY
KonstruksiInti tunggal, insulasi PVC, tanpa selubungMultiinti, insulasi PVC, selubung PVCInti tunggal atau multiinti, insulasi PVC, selubung PVC
Nomenklatur SNICU/PVCCU/PVC/PVCCU/PVC/PVC
Tegangan pengenal450/750 V300/500 V0,6/1 kV
Standar produkSNI 04-6629.3-2006SNI 04-6629.4-2006SNI IEC 60502-1:2009
Tabel KHA di PUILK.52.3.1K.52.3.4K.52.3.5a (tercetak 7.3-5a), kabel tanah
KHA 2,5 mm² (A)20 dalam konduit, 32 di udara2627 di udara, 41 di tanah (2 inti)
PemakaianDalam konduit, atau di udara dengan jarak antarkabel minimal sebesar diameternyaPerkawatan magun (terpasang tetap) di dalam bangunanKabel tanah, juga di udara

Sumber: lihat bagian Sumber artikel.

Tegangan pengenal diambil dari katalog Voksel, nomor standar dan nomenklatur dari Permenperin 56/2024, dan angka KHA dari tabel PUIL di buku pedoman Ditjen Ketenagalistrikan. Perhatikan bahwa Tabel K.52.3.1 untuk NYA punya kolom terpisah untuk pemasangan dalam konduit dan di udara, sedangkan Tabel K.52.3.4 untuk NYM hanya punya satu kolom.

Kesalahan yang perlu dihindari adalah menanam NYM langsung ke tanah, misalnya untuk lampu taman. Tabel KHA kabel tanah yang dikutip buku pedoman (K.52.3.5a, tercetak 7.3-5a) memuat NYY dan kerabatnya, bukan NYM, dan katalog Voksel menulis peruntukan NYM sebagai kabel bangunan yang dipasang dalam konduit di lokasi kering. Buku pedoman juga mensyaratkan NYM yang ditanam di dalam beton dilindungi konduit PVC (merujuk Tabel A.52.3 nomor urut 60).

NYMHY: kabel serabut yang sering dikira NYM

Nama NYMHY sering disandingkan dengan NYM karena mirip. Permenperin 56/2024 (Lampiran I huruf E angka 2) mencantumkan NYMHY sebagai persamaan nomenklatur CU/PVC/PVC-f, yaitu kabel tembaga berinsulasi dan berselubung PVC dalam versi fleksibel. Standarnya SNI 04-6629.5-2006 Bagian 5: Kabel fleksibel (kabel senur), terpisah dari NYM yang masuk Bagian 4 untuk perkawatan magun.

Judul Tabel K.52.3.4 mencakup kabel fleksibel, dan kolom jenis kabelnya mencantumkan "kabel fleksibel berinsulasi PVC" bersama NYM. Jadi untuk NYMHY 2 x 1,5 mm² tabel yang sama memberi 18 A pada 30 °C. Perbedaannya pada fungsi. Kabel senur ditujukan untuk hubungan yang lentur, sedangkan untuk jalur yang terpasang tetap di dinding dan plafon, standar produknya adalah Bagian 4, yaitu NYM.

Cara membaca cetakan di selubung kabel NYM

Cetakan di selubung adalah cara tercepat memeriksa kabel sebelum dibeli. Permenperin 56/2024 Lampiran I huruf F angka 5 menetapkan bahwa setiap meter kabel harus diberi penandaan yang paling sedikit memuat Tanda SNI, merek, jenis kabel, ukuran kabel, dan tegangan pengenal. Kemasan juga wajib mencantumkan merek, nama produsen, jenis, ukuran, dan tegangan pengenal, ditambah Tanda SNI dan tanda elektronik.

Diagram cetakan selubung kabel NYM berisi merek, NYM, 3 x 2,5 mm², 300/500 V, dan Tanda SNI yang diulang di sepanjang kabel
Lima isi minimum cetakan kabel menurut Permenperin 56/2024 Kredit: Redaksi Ruang Teknik, diagram buatan sendiri

Urutan membacanya:

  1. Langkah 1: Merek

    Nama dagang produsen. Kabel tanpa merek tidak memenuhi penandaan minimum.

  2. Langkah 2: Jenis kabel

    NYM, kadang dengan akhiran -J atau -O. Lampiran yang sama (angka 6) menetapkan penulisan jenis kabel mengikuti struktur bahannya, yaitu Cu untuk tembaga dan PVC untuk polivinil klorida, dan nomenklatur SNI untuk NYM adalah CU/PVC/PVC.

  3. Langkah 3: Jumlah inti x luas penampang

    Misalnya 3 x 2,5 mm². Ukuran ini yang kamu cocokkan dengan tabel KHA.

  4. Langkah 4: Tegangan pengenal

    Untuk NYM 300/500 V. Bila tertulis 450/750 V atau 0,6/1 kV, itu tegangan pengenal NYA atau NYY menurut katalog Voksel, bukan NYM.

  5. Langkah 5: Tanda SNI

    Menurut lampiran yang sama (angka 1), Tanda SNI menjadi bukti kesesuaian produk dengan SNI yang diwajibkan, untuk NYM yaitu SNI 04-6629.4-2006.

Foto pembuka artikel ini memperlihatkan mengapa cetakan perlu dibaca utuh. Kabel atas bertuliskan merek, NYM, dan 3x2,5. Dua kabel di bawahnya, yang oleh pemotretnya disebut tiruan tanpa merek yang tidak mengikuti standar, memakai kode "NUM-J". Sekilas mirip, tetapi kodenya salah dan identitas produsennya kosong. Di Indonesia, kabel tanpa merek dan Tanda SNI tidak memenuhi penandaan minimum Permenperin 56/2024. Kabel atas pun dibuat di Rusia, dan pada potongan yang terlihat di foto tidak mencantumkan tegangan pengenal maupun Tanda SNI.

Batas pemakaian NYM dan kaitannya dengan SLO

Memilih NYM yang benar bukan hanya soal arus. Pasal 44 ayat (4) Undang-Undang 30/2009 tentang Ketenagalistrikan mewajibkan setiap instalasi tenaga listrik yang beroperasi memiliki sertifikat laik operasi (SLO). Ayat (6) pasal yang sama mewajibkan tenaga teknik dalam usaha ketenagalistrikan memiliki sertifikat kompetensi. Pasal 44 sudah diubah oleh UU 6/2023 (penetapan Perppu Cipta Kerja), tetapi kedua ayat itu tetap ada dalam bunyi barunya. Buku pedoman Ditjen Ketenagalistrikan juga mengutip PP 14/2012 Pasal 46: untuk memperoleh SLO, dilakukan pemeriksaan dan pengujian oleh lembaga inspeksi teknik yang terakreditasi.

Ada nuansa yang jarang dibahas, yaitu sanksinya. Menurut catatan uji materi di JDIH BPK, Putusan MK Nomor 58/PUU-XIII/2014 menyatakan sanksi pidana Pasal 54 ayat (1) tidak berlaku untuk instalasi listrik rumah tangga masyarakat. Pasal 54 kemudian diubah oleh UU 6/2023. Bunyi barunya: pidana penjara dan denda dikenakan bila pengoperasian instalasi tanpa SLO mengakibatkan timbulnya korban, dan bila instalasi listrik rumah tangga masyarakat dioperasikan tanpa SLO, dampak yang timbul akibat ketiadaan SLO menjadi tanggung jawab penyedia tenaga listrik. Bagi pemilik rumah, itu bukan alasan mengabaikan PUIL. Kabel yang salah ukuran tetap bisa memanas dan memicu kebakaran, terlepas dari siapa yang menanggung sanksinya.

Dalam sambutannya di buku pedoman itu, Dirjen Ketenagalistrikan menegaskan bahwa SNI PUIL 2011, sebagai standar wajib, harus menjadi acuan perencanaan, pemasangan, dan pemeriksaan instalasi listrik tegangan rendah. Artinya, ketidaksesuaian dengan PUIL, misalnya kabel tanpa Tanda SNI, ukuran di bawah minimum, atau MCB yang melebihi KHA kabel, berisiko menjadi temuan saat pemeriksaan.

Ringkasnya, batas pemakaian NYM yang perlu diingat:

  • Dipakai untuk perkawatan tetap di dalam bangunan, bukan kabel tanah.
  • Bila ditanam di dalam beton, wajib berpelindung konduit PVC.
  • KHA berlaku pada suhu ambien 30 °C dan perlu dikoreksi untuk kondisi lebih panas atau kabel yang dibundel.
  • Arus pengenal MCB tidak boleh melebihi KHA kabel yang dilindunginya.

Sebelum sampai ke rumah, listrik PLN diturunkan tegangannya oleh trafo distribusi dengan prinsip perbandingan lilitan. Di sisi rumah, siapa pun yang mengerjakan instalasi tetap perlu alat pelindung diri yang sesuai bahaya listrik. Untuk menghitung ukuran kabel dari daya peralatan, gunakan kalkulator kabel dan daya Ruang Teknik.

Lembar Hitung dan tabel terkait

Lembar Hitung

Kalkulator kabel dan daya listrik

Ukuran kabel dari daya beban, dengan batas KHA dan susut tegangan.

Buka alat

Tabel standar

Daftar SNI per bidang

Nomor dan judul SNI yang sering dirujuk, dengan tautan ke layanan resmi BSN.

Buka alat

Pertanyaan umum

Kabel NYM 2,5 mm kuat berapa ampere?

Tabel K.52.3.4 PUIL 2011/Amd.1 mencantumkan kemampuan hantar arus terus-menerus 26 A untuk kabel NYM 2,5 mm² pada suhu ambien 30 °C, dengan arus pengenal gawai proteksi 20 A. Angka itu turun bila kabel dipasang di tempat yang lebih panas atau dikelompokkan dengan banyak kabel lain.

Apa beda kabel NYM 3 x 2,5 dan 2 x 2,5?

Angka pertama adalah jumlah inti. NYM 3 x 2,5 punya tiga inti 2,5 mm², biasanya fase, netral biru, dan proteksi hijau-kuning. NYM 2 x 2,5 hanya punya dua inti tanpa konduktor proteksi, sehingga tidak bisa menyalurkan pembumian ke kotak kontak.

Apakah kabel NYM boleh ditanam di tanah?

Tidak sebagai kabel tanah. Tabel KHA kabel tanah yang dikutip buku pedoman PUIL dari Ditjen Ketenagalistrikan (Tabel K.52.3.5a, tercetak sebagai Tabel 7.3-5a) memuat NYY dan kerabatnya, bukan NYM, dan katalog Voksel menulis peruntukan NYM sebagai kabel bangunan dalam konduit di lokasi kering. Bila NYM ditanam di dalam beton, buku pedoman itu mensyaratkan pelindung konduit PVC.

Apa itu kabel NYMHY 2 x 1,5?

Permenperin 56/2024 mencantumkan NYMHY sebagai persamaan nomenklatur CU/PVC/PVC-f, yaitu kabel fleksibel berinsulasi dan berselubung PVC, di bawah SNI 04-6629.5-2006 Bagian 5: Kabel fleksibel (kabel senur). NYM sendiri masuk SNI 04-6629.4-2006 Bagian 4 untuk perkawatan magun, yaitu kabel yang terpasang tetap.

Apakah kabel NYM wajib ber-SNI?

Ya. Permenperin 56/2024 memberlakukan SNI 04-6629.4-2006 secara wajib untuk kabel berselubung PVC perkawatan magun, dan kabel yang sudah bersertifikat harus dibubuhi Tanda SNI. Penandaan di setiap meter kabel paling sedikit memuat Tanda SNI, merek, jenis, ukuran, dan tegangan pengenal.

Apa arti huruf N, Y, dan M pada kabel NYM?

Kodenya berasal dari penamaan kabel Jerman. N berarti kabel jenis standar (Normenleitung), Y berarti insulasi inti dari PVC, dan M berarti kabel berselubung (Mantelleitung). Jadi M bukan singkatan multi, walaupun NYM memang kabel multiinti.

Apa beda kabel NYM-J dan NYM-O?

NYM-J punya konduktor proteksi hijau-kuning, sedangkan NYM-O tidak punya konduktor proteksi. Tabel KHA PUIL menulis keduanya dalam satu baris, jadi batas arusnya sama. Untuk sirkit kotak kontak yang butuh pembumian, kamu perlu versi yang punya inti hijau-kuning.

Berapa ukuran minimum kabel NYM untuk lampu dan kotak kontak rumah?

Buku pedoman PUIL dari Ditjen Ketenagalistrikan menyebut minimal 1,5 mm² untuk sirkit pencahayaan yang didesain terpisah dari sirkit daya, dan 2,5 mm² untuk sirkit dengan kotak kontak serta AC. Sirkit masuk dari kWh meter minimal 4 mm². Bila satu sirkit mencampur lampu dan kotak kontak, ikuti syarat kotak kontak, yaitu 2,5 mm².

Sumber

  1. Keselamatan dan Pemasangan Instalasi Listrik Voltase Rendah untuk Rumah Tangga, Edisi 2016 (PUIL 2011 + Amandemen 1) Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan KESDM dan International Copper Association Southeast Asia (web.archive.org), diakses
  2. Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan SNI 0225:2011 (PUIL 2011) dan SNI 0225:2011/Amd1:2013 sebagai Standar Wajib Kementerian ESDM (JDIH BPK) (peraturan.bpk.go.id), diakses
  3. Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2021 tentang Standardisasi di Bidang Ketenagalistrikan dan Pembubuhan Tanda SNI dan/atau Tanda Keselamatan Kementerian ESDM (peraturan.go.id) (peraturan.go.id), diakses
  4. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 56 Tahun 2024 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia untuk Kabel secara Wajib Kementerian Perindustrian (peraturan.go.id) (peraturan.go.id), diakses
  5. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan JDIH BPK (peraturan.bpk.go.id), diakses
  6. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (perubahan Pasal 44 dan Pasal 54 UU 30/2009) JDIH BPK (peraturan.bpk.go.id), diakses
  7. Katalog Building Wire Voksel Kabel (NYA, NYM, NYY) PT Voksel Electric Tbk (voksel.co.id), diakses
  8. Kennzeichnung von Leitungen und Kabeln (arti huruf N, Y, M pada NYM) Wikipedia bahasa Jerman (de.wikipedia.org), diakses

Tim Redaksi Ruang Teknik

Tim redaksi

Tim Redaksi Ruang Teknik menulis dan memperbarui artikel, tabel standar, dan halaman rumus di situs ini. Setiap angka, rumus, dan tabel dicocokkan dengan sumber resmi yang dikutip di halaman yang sama, mengikuti Pedoman Redaksi.

Pemeriksaan sumber

Angka, rumus, dan tabel di halaman ini dicocokkan redaksi dengan sumber resmi yang dikutip, lengkap dengan edisinya.

Terakhir diperiksa 15 Okt 2026

Artikel terkait