Lembar Hitung

Kalkulator Kabel dan Daya Listrik

Masukkan daya beban, tegangan, faktor daya, dan panjang kabel. Kalkulator menghitung arus beban, ukuran kabel minimum dari tabel kuat hantar arus (KHA) PUIL, rating MCB, perkiraan susut tegangan, dan daya tersambung PLN terdekat.

Menurut Tabel K.52.3.4 PUIL 2011/Amd.1, kabel NYM 1,5 mm² punya KHA 18 A dan dipasangkan dengan gawai proteksi 10 A, sehingga pada 230 V sirkitnya cocok untuk beban sampai 2.300 W (beban resistif, cos φ 1) atau 1.840 W pada cos φ 0,8. NYM 2,5 mm² (KHA 26 A, proteksi 20 A) cocok sampai 4.600 W atau 3.680 W pada cos φ 0,8. Angka ini untuk suhu ambien 30 °C dan belum memperhitungkan susut tegangan; pakai kalkulator di bawah untuk kasus kamu.

Masukan

Jumlah daya peralatan yang dilayani sirkit ini.
Satuan daya
Sistem
Tegangan fasa-netral.
Bila tidak diketahui, 0,8 (nilai bawaan contoh hitung Lampiran G PUIL). Beban resistif murni seperti pemanas bernilai 1.
Panjang satu arah dari panel (MCB) ke beban.
KHA dari Tabel K.52.3.4 PUIL 2011/Amd.1.
Tabel G.52.1 PUIL bersifat informatif: jenis A disuplai langsung dari jaringan tegangan rendah umum, jenis B dari suplai tegangan rendah privat.

Hasil

Isi masukan lalu tekan Hitung.

KHA menurut PUIL 2011/Amd.1 (SNI 0225:2011/Amd1:2013). PUIL 2020 (SNI 0225:2020) yang kini wajib berbayar dan belum kami cocokkan. Hasil adalah perkiraan awal, bukan desain instalasi.

Kabel 1,5 mm untuk berapa watt?

Beban maksimal satu sirkit 1 fasa 230 V dihitung dari MCB standar terbesar yang boleh melindungi kabel itu: arus pengenal MCB tidak melebihi KHA dan tidak melebihi arus pengenal gawai proteksi pasangan ukuran itu pada tabel PUIL, lalu P = U × In × cos φ.

Tabel 1. Beban maksimal kabel NYM per ukuran (1 fasa 230 V)
Tabel 1. Beban maksimal kabel NYM per ukuran (1 fasa 230 V)
PenampangKHA(A)Proteksi pasangan tabel(A)MCB standar maks.(A)Beban maks. cos φ 1(W)Beban maks. cos φ 0,8(W)
1,5 mm²1810102.3001.840
2,5 mm²2620204.6003.680
4 mm²3425255.7504.600
6 mm²4435327.3605.888
10 mm²61505011.5009.200
16 mm²82636314.49011.592
25 mm²108808018.40014.720
35 mm²13510010023.00018.400
50 mm²16812512528.75023.000
KHA pada suhu ambien 30 °C, suhu konduktor maksimum 70 °C. Beban maksimal belum memperhitungkan susut tegangan pada kabel panjang.

Sumber: Tabel K.52.3.4 PUIL 2011/Amd.1 (Keselamatan dan Pemasangan Instalasi Listrik Voltase Rendah untuk Rumah Tangga, Edisi 2016 (PUIL 2011 + Amandemen 1), hal. cetak 93 (halaman PDF 105)); deret MCB SNI 04-6507.1 (buku yang sama, hal. cetak 87), diakses 15 Okt 2026

Tabel 2. Beban maksimal kabel NYA dalam konduit per ukuran (1 fasa 230 V)
Tabel 2. Beban maksimal kabel NYA dalam konduit per ukuran (1 fasa 230 V)
PenampangKHA(A)Proteksi pasangan tabel(A)MCB standar maks.(A)Beban maks. cos φ 1(W)Beban maks. cos φ 0,8(W)
1,5 mm²1510102.3001.840
2,5 mm²2016163.6802.944
4 mm²2520204.6003.680
6 mm²3325255.7504.600
10 mm²4535327.3605.888
16 mm²61505011.5009.200
25 mm²83636314.49011.592
35 mm²103808018.40014.720
50 mm²13210010023.00018.400
70 mm²16512512528.75023.000
Ukuran yang batas proteksinya melebihi deret MCB rumah tangga (sampai 125 A) tidak ditampilkan.

Sumber: Tabel K.52.3.1 PUIL 2011/Amd.1 (Keselamatan dan Pemasangan Instalasi Listrik Voltase Rendah untuk Rumah Tangga, Edisi 2016 (PUIL 2011 + Amandemen 1), hal. cetak 91 (halaman PDF 103)); deret MCB SNI 04-6507.1 (buku yang sama, hal. cetak 87), diakses 15 Okt 2026

Rumus yang dipakai

Arus beban dari daya aktif P (W) atau daya semu S (VA), untuk sirkit 1 fasa dan 3 fasa (U = tegangan antarfasa):

Koordinasi kabel dan MCB menurut Ayat 433.1 PUIL 2011 (buku pedoman, hal. cetak 89 (halaman PDF 101)): arus beban tidak melebihi arus pengenal MCB, dan arus pengenal MCB tidak melebihi KHA kabel.

Rumus

Susut tegangan

Keterangan simbol

Keterangan simbol Susut tegangan
SimbolArtiSatuan SI
uususut tegangan (fasa-netral pada sirkit 3 fasa)V
bb2 untuk sirkit fase tunggal, 1 untuk sirkit 3 fasa-
ρ1\rho_1resistivitas tembaga dalam layanan normal, 0,0225 (1,25 kali resistivitas pada 20 °C)Ω·mm²/m
LLpanjang kabel satu arahm
SSluas penampang konduktormm²
λ\lambdareaktansi per satuan panjang, 0,08 mΩ/mΩ/m
IBI_Barus bebanA
U0U_0tegangan antara fasa dan netralV
Δu\Delta ususut tegangan relatif%

Acuan: PUIL 2011/Amd.1 Lampiran G Bagian 5-52 (informatif), dikutip dari Keselamatan dan Pemasangan Instalasi Listrik Voltase Rendah untuk Rumah Tangga, Edisi 2016 (PUIL 2011 + Amandemen 1), hal. cetak 102 (halaman PDF 114)

Daya tersambung PLN rumah tangga

Kalkulator mencari daya tersambung terkecil dengan jumlah fasa yang sama yang tidak kurang dari daya semu beban. Daya tersambung berlaku untuk seluruh rumah.

Tabel 3. Daya tersambung, pembatas, dan golongan tarif rumah tangga
Tabel 3. Daya tersambung, pembatas, dan golongan tarif rumah tangga
Daya tersambung(VA)FasaPembatas (MCB PLN)Golongan tarif
45011 x 2 AR-1/TR
90011 x 4 AR-1/TR (900 VA dan 900 VA-RTM)
1.30011 x 6 AR-1/TR
2.20011 x 10 AR-1/TR
3.50011 x 16 AR-2/TR
4.40011 x 20 AR-2/TR
5.50011 x 25 AR-2/TR
7.70011 x 35 AR-3/TR
11.00011 x 50 AR-3/TR
6.60033 x 10 AR-3/TR
10.60033 x 16 AR-3/TR
13.20033 x 20 AR-3/TR
16.50033 x 25 AR-3/TR
23.00033 x 35 AR-3/TR
Daftar daya yang ditawarkan PLN saat ini (misalnya untuk tambah daya) tidak diverifikasi dari sumber resmi PLN; nilai di atas tercantum di standar PLN Buku 2. Untuk 23.000 VA, PLN Buku 2 mencantumkan 30 A di satu gambar dan 35 A di gambar lain; dipakai 35 A (cocok dengan 3 × 35 A × 380 V × √3 dan deret MCB CL).

Sumber: Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero), Pasal 3 huruf b dan Lampiran II, diakses 15 Okt 2026; Standar Konstruksi Sambungan Tenaga Listrik (Buku 2), Edisi 1 2010, Lampiran Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 474.K/DIR/2010 tanggal 11 Agustus 2010 (salinan pihak ketiga, salinan di domain PLN tidak ditemukan), diakses 15 Okt 2026

Asumsi dan batasan

  • KHA menurut PUIL 2011/Amd.1 (SNI 0225:2011/Amd1:2013): konduktor tembaga berinsulasi PVC, suhu ambien 30 °C, suhu konduktor maksimum 70 °C. Faktor koreksi suhu ambien di atas 30 °C dan pengelompokan kabel tidak dimasukkan, jadi kabel di ruang panas atau dibundel rapat butuh ukuran lebih besar.
  • PUIL 2020 (SNI 0225:2020) wajib menurut Permen ESDM 7/2021, tetapi naskahnya berbayar sehingga nilai KHA-nya belum dicocokkan. Untuk perencanaan resmi, cocokkan dengan PUIL 2020.
  • NYM memakai Tabel K.52.3.4 yang tidak membedakan cara pasang. NYY memakai kolom 2 inti (1 fasa) dan 3 atau 4 inti (3 fasa) Tabel 7.3-5a; kolom inti tunggalnya berlaku untuk arus searah sehingga tidak dipakai.
  • Deret MCB (6, 8, 10, 13, 16, 20, 25, 32, 40, 50, 63, 80, 100, 125 A) adalah nilai lebih disukai jenis B, C, dan D menurut SNI 04-6507.1-2002/Amd.1-2006. Apakah deret SNI 8528-1:2018 yang kini wajib sama belum diverifikasi.
  • Susut tegangan memakai rumus Lampiran G PUIL (informatif) dengan arus beban. Buku pedoman PUIL menjelaskan bahwa pada instalasi rumah, susut sirkit akhir sampai 25 m dapat diabaikan dan sirkit lebih panjang dihitung dengan 50% arus pengenal gawai proteksi.
  • Satu sirkit dengan beban terus menerus. Arus asut motor, harmonik, dan selektivitas proteksi tidak dihitung.

Pertanyaan umum

Kabel 1,5 mm untuk berapa watt?

Untuk kabel NYM 1,5 mm², Tabel K.52.3.4 PUIL 2011/Amd.1 mencantumkan KHA 18 A dengan arus pengenal gawai proteksi 10 A. Dengan MCB 10 A pada 230 V, beban maksimal sirkit 2.300 W untuk beban resistif (cos φ 1) atau 1.840 W pada cos φ 0,8. Untuk NYA 1,5 mm² dalam konduit (Tabel K.52.3.1) KHA-nya 15 A dengan proteksi 10 A, jadi batasnya juga 2.300 W pada cos φ 1.

Kabel 2,5 mm untuk berapa watt?

Kabel NYM 2,5 mm² punya KHA 26 A dan arus pengenal gawai proteksi 20 A menurut Tabel K.52.3.4 PUIL 2011/Amd.1. Dengan MCB 20 A pada 230 V, beban maksimalnya 4.600 W pada cos φ 1 atau 3.680 W pada cos φ 0,8.

Kenapa MCB untuk kabel NYM 1,5 mm² hanya 10 A padahal KHA-nya 18 A?

Tabel K.52.3.4 PUIL 2011/Amd.1 memasangkan setiap ukuran kabel dengan arus pengenal gawai proteksi, dan untuk 1,5 mm² nilainya 10 A. Kalkulator ini memakai pasangan tersebut bersama syarat Ayat 433.1 PUIL 2011, yaitu arus beban tidak melebihi arus pengenal MCB dan arus pengenal MCB tidak melebihi KHA kabel.

Berapa batas susut tegangan yang dipakai kalkulator?

Bawaannya 4% sesuai butir 2.2.3.1 PUIL 2011, yang melarang susut tegangan antara terminal pelanggan dan titik mana pun di instalasi melebihi 4% dari tegangan pengenal. Tabel G.52.1 PUIL 2011/Amd.1 yang bersifat informatif menganjurkan 3% untuk penerangan dan 5% untuk penggunaan lain pada instalasi yang disuplai langsung dari jaringan tegangan rendah umum; batas itu bisa dipilih di formulir.

Apakah hasil kalkulator sudah sesuai PUIL 2020?

Belum dapat dipastikan. Permen ESDM 7/2021 memberlakukan SNI 0225:2020 (PUIL 2020) sebagai standar wajib, tetapi naskahnya berbayar dan redaksi belum dapat mencocokkan tabel KHA-nya. Angka kalkulator ini berasal dari PUIL 2011/Amd.1 (SNI 0225:2011/Amd1:2013), yang diwajibkan Permen ESDM 36/2014. Untuk perencanaan resmi, cocokkan dengan PUIL 2020.

Kabel 0,75 mm untuk berapa watt?

Alat ini tidak menghitungnya. Dataset KHA yang dipakai (kutipan tabel PUIL 2011/Amd.1 untuk NYA, NYM, dan NYY) mencakup 1,5 sampai 95 mm², sehingga ukuran 0,75 mm² tidak tercakup. Lihat batas arus pada kemasan atau katalog produsen kabelnya.

Sumber

  1. Keselamatan dan Pemasangan Instalasi Listrik Voltase Rendah untuk Rumah Tangga, Edisi 2016 (PUIL 2011 + Amandemen 1) (membuka tab baru) Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan KESDM bersama International Copper Association Southeast Asia (ICASEA), diakses 15 Oktober 2026
  2. Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan SNI 0225:2011 (PUIL 2011) dan SNI 0225:2011/Amd1:2013 sebagai Standar Wajib (membuka tab baru) Kementerian ESDM (via JDIH BPK), diakses 15 Oktober 2026
  3. Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2021 tentang Standardisasi di Bidang Ketenagalistrikan dan Pembubuhan Tanda SNI dan/atau Tanda Keselamatan (BN 2021 No. 333) (membuka tab baru) Kementerian ESDM (via peraturan.go.id), diakses 15 Oktober 2026
  4. Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero) (membuka tab baru) Kementerian ESDM (via JDIH BPK), diakses 15 Oktober 2026
  5. Standar Konstruksi Sambungan Tenaga Listrik (Buku 2), Edisi 1 2010, Lampiran Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 474.K/DIR/2010 tanggal 11 Agustus 2010 (membuka tab baru) PT PLN (Persero); disusun Kelompok Kerja Standar Konstruksi Jaringan Distribusi dan PPST Universitas Indonesia (salinan tidak resmi), diakses 15 Oktober 2026
  6. Katalog Building Wire VOKSEL KABEL (judul berkas: 'Final Builiding Wire_web', dibuat 2023-11-14) (membuka tab baru) PT Voksel Electric Tbk (produsen kabel Indonesia), diakses 15 Oktober 2026
  7. NBS Handbook 100: Copper Wire Tables (1966), memuat cetak ulang IEC 'International Standard of Resistance for Copper' (IEC 28, edisi 1925) (membuka tab baru) National Bureau of Standards (kini NIST), U.S. Department of Commerce, diakses 15 Oktober 2026

Tim Redaksi Ruang Teknik

Tim redaksi

Tim Redaksi Ruang Teknik menulis dan memperbarui artikel, tabel standar, dan halaman rumus di situs ini. Setiap angka, rumus, dan tabel dicocokkan dengan sumber resmi yang dikutip di halaman yang sama, mengikuti Pedoman Redaksi.

Pemeriksaan sumber

Angka, rumus, dan tabel di halaman ini dicocokkan redaksi dengan sumber resmi yang dikutip, lengkap dengan edisinya.

Terakhir diperiksa 15 Okt 2026

Artikel terkait