Besi Beton 8 mm
Besi beton diameter 8 mm punya luas nominal 50 mm² dan berat nominal 0,395 kg/m, jadi satu batang 12 m beratnya 4,74 kg. Angka ini sama untuk besi polos (P8) dan besi ulir atau sirip (S8).
Geser tabel ke samping
| Besaran | P8, polos (BjTP) | S8, sirip/ulir (BjTS) |
|---|---|---|
| Diameter nominal (mm) | 8 | 8 |
| Luas nominal (mm²) | 50 | 50 |
| Berat nominal per meter (kg/m) | 0,395 | 0,395 |
| Berat per batang 12 m (kg) | 4,74 | 4,74 |
| Tinggi sirip melintang minimum (mm) | - | 0,4 |
| Tinggi sirip melintang maksimum (mm) | - | 0,8 |
| Jarak sirip melintang maksimum (mm) | - | 5,6 |
| Jumlah lebar dua sirip membujur maksimum (mm) | - | 6,3 |
| Toleransi berat per batang (±%) | - | 7 |
Sumber: Lampiran II Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 47/SE/Dk/2026 tentang Tata Cara Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum, 'Acuan dalam Penyusunan AHSP', Tabel A.5.a dan A.5.b, Tabel A.5.a, hal. PDF 7; Tabel A.5.b, hal. PDF 7, diakses 17 Okt 2026; Nasautama, S.S. & Sitompul, M. (2022). Analisis Kebutuhan Tulangan dan Tulangan Sisa (Waste) Pekerjaan Struktur Kolom, Balok dan Pelat Lantai Proyek Pembangunan Pasar Baru Kabupaten Mandailing Natal. PORTAL: Jurnal Teknik Sipil 14(2), Politeknik Negeri Medan, tabel BjTP, hal. PDF 3; Tabel 2.3, hal. PDF 3-4, diakses 15 Okt 2026; Purwanto, S.H. (2021). Evaluasi Karakteristik Baja Tulangan Beton di Malang Raya Berdasarkan Standar SNI 2052-2017. Jurnal APTEK 13(2): 59-68, Tabel 1 dan Tabel 2, hal. 61, diakses 15 Okt 2026
Hitungan dari tabel di atas
Contoh: P8 / S8 seberat 0,395 kg/m. Satu batang 12 m beratnya 4,74 kg, jadi 1 ton (1.000 kg) setara sekitar 211 batang 12 m. Dibanding Besi beton 6 mm (0,222 kg/m), Besi beton 8 mm lebih berat 77,9%. Dibanding Besi beton 10 mm (0,617 kg/m), Besi beton 8 mm lebih ringan 36%.
Geser tabel ke samping
| Varian | Berat per meter(kg/m) | Panjang 6 m(kg) | Panjang 12 m(kg) | Batang 12 m per ton(batang) |
|---|---|---|---|---|
| P8 / S8 | 0,395 | 2,37 | 4,74 | 211 |
Sumber: Lampiran II Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 47/SE/Dk/2026 tentang Tata Cara Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum, 'Acuan dalam Penyusunan AHSP', Tabel A.5.a dan A.5.b, Tabel A.5.a, hal. PDF 7; Tabel A.5.b, hal. PDF 7, diakses 17 Okt 2026; Nasautama, S.S. & Sitompul, M. (2022). Analisis Kebutuhan Tulangan dan Tulangan Sisa (Waste) Pekerjaan Struktur Kolom, Balok dan Pelat Lantai Proyek Pembangunan Pasar Baru Kabupaten Mandailing Natal. PORTAL: Jurnal Teknik Sipil 14(2), Politeknik Negeri Medan, tabel BjTP, hal. PDF 3; Tabel 2.3, hal. PDF 3-4, diakses 15 Okt 2026; Purwanto, S.H. (2021). Evaluasi Karakteristik Baja Tulangan Beton di Malang Raya Berdasarkan Standar SNI 2052-2017. Jurnal APTEK 13(2): 59-68, Tabel 1 dan Tabel 2, hal. 61, diakses 15 Okt 2026
Catatan dan batasan data
- Tim Redaksi Ruang Teknik. Angka dicocokkan dengan sumber yang dikutip di halaman ini; untuk desain dan pengadaan, tetap rujuk dokumen resmi dan katalog edisi terbaru.
- Berat per batang 12 m mengikuti kolom berat per batang Lampiran II SE Dirjen Bina Konstruksi 47/SE/Dk/2026, yaitu berat nominal dikali 12 dengan pembulatan sumber.
- Sel bertanda - pada kolom polos berarti besaran itu tidak berlaku untuk batang polos (ukuran sirip dan toleransi hanya ditabelkan untuk BjTS).
- Diagram penampang hanya menunjukkan arti simbol; gambar tidak berskala.