Besi Beton 29 mm

Besi beton diameter 29 mm punya luas nominal 661 mm² dan berat nominal 5,185 kg/m, jadi satu batang 12 m beratnya 62,22 kg. Diameter 29 mm hanya tercantum untuk besi ulir atau sirip (S29); besi polos 29 mm tidak ada di tabel sumber.

d
Gambar 1. Simbol dimensi penampang besi beton (skematis).Diagram: Redaksi Ruang Teknik
Tabel 1. Dimensi dan properti Besi beton 29 mmUnduh CSV
Tabel 1. Dimensi dan properti Besi beton 29 mm
BesaranS29, sirip/ulir (BjTS)
Diameter nominal (mm)29
Luas nominal (mm²)661
Berat nominal per meter (kg/m)5,185
Berat per batang 12 m (kg)62,22
Tinggi sirip melintang minimum (mm)1,5
Tinggi sirip melintang maksimum (mm)2,9
Jarak sirip melintang maksimum (mm)20,3
Jumlah lebar dua sirip membujur maksimum (mm)22,8
Toleransi berat per batang (±%)5

Sumber: Lampiran II Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 47/SE/Dk/2026 tentang Tata Cara Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum, 'Acuan dalam Penyusunan AHSP', Tabel A.5.a dan A.5.b, Tabel A.5.b, hal. PDF 7, diakses 17 Okt 2026; Purwanto, S.H. (2021). Evaluasi Karakteristik Baja Tulangan Beton di Malang Raya Berdasarkan Standar SNI 2052-2017. Jurnal APTEK 13(2): 59-68, Tabel 1 dan Tabel 2, hal. 61, diakses 15 Okt 2026; Nasautama, S.S. & Sitompul, M. (2022). Analisis Kebutuhan Tulangan dan Tulangan Sisa (Waste) Pekerjaan Struktur Kolom, Balok dan Pelat Lantai Proyek Pembangunan Pasar Baru Kabupaten Mandailing Natal. PORTAL: Jurnal Teknik Sipil 14(2), Politeknik Negeri Medan, Tabel 2.3, hal. PDF 3-4, diakses 15 Okt 2026

Hitungan dari tabel di atas

Contoh: S29 seberat 5,185 kg/m. Satu batang 12 m beratnya 62,22 kg, jadi 1 ton (1.000 kg) setara sekitar 16,1 batang 12 m. Dibanding Besi beton 28 mm (4,834 kg/m), Besi beton 29 mm lebih berat 7,3%. Dibanding Besi beton 32 mm (6,313 kg/m), Besi beton 29 mm lebih ringan 17,9%.

Tabel 2. Berat Besi beton 29 mm untuk panjang 6 m dan 12 m
Tabel 2. Berat Besi beton 29 mm untuk panjang 6 m dan 12 m
VarianBerat per meter(kg/m)Panjang 6 m(kg)Panjang 12 m(kg)Batang 12 m per ton(batang)
S295,18531,1162,2216,1
Berat 12 m dari kolom berat per batang sumber; kolom lain dihitung dari berat per meter. Untuk kebutuhan besi satu elemen, pakai Kalkulator Beton dan Besi.

Sumber: Lampiran II Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 47/SE/Dk/2026 tentang Tata Cara Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum, 'Acuan dalam Penyusunan AHSP', Tabel A.5.a dan A.5.b, Tabel A.5.b, hal. PDF 7, diakses 17 Okt 2026; Purwanto, S.H. (2021). Evaluasi Karakteristik Baja Tulangan Beton di Malang Raya Berdasarkan Standar SNI 2052-2017. Jurnal APTEK 13(2): 59-68, Tabel 1 dan Tabel 2, hal. 61, diakses 15 Okt 2026; Nasautama, S.S. & Sitompul, M. (2022). Analisis Kebutuhan Tulangan dan Tulangan Sisa (Waste) Pekerjaan Struktur Kolom, Balok dan Pelat Lantai Proyek Pembangunan Pasar Baru Kabupaten Mandailing Natal. PORTAL: Jurnal Teknik Sipil 14(2), Politeknik Negeri Medan, Tabel 2.3, hal. PDF 3-4, diakses 15 Okt 2026

Catatan dan batasan data

  • Tim Redaksi Ruang Teknik. Angka dicocokkan dengan sumber yang dikutip di halaman ini; untuk desain dan pengadaan, tetap rujuk dokumen resmi dan katalog edisi terbaru.
  • Berat per batang 12 m mengikuti kolom berat per batang Lampiran II SE Dirjen Bina Konstruksi 47/SE/Dk/2026, yaitu berat nominal dikali 12 dengan pembulatan sumber.
  • Sel bertanda - pada kolom polos berarti besaran itu tidak berlaku untuk batang polos (ukuran sirip dan toleransi hanya ditabelkan untuk BjTS).
  • Diagram penampang hanya menunjukkan arti simbol; gambar tidak berskala.