Sipil • Konsep

Baja Ringan: Profil, Ketebalan, dan Standar SNI

Baja ringan adalah baja canai dingin tipis berlapis antikarat. Kenali profil kanal C, reng, hollow, arti BMT dan TCT, tabel ketebalan, dan SNI-nya.

Oleh Tim Redaksi Ruang TeknikTerbit Diperiksa terhadap sumber

Rangka rumah satu lantai lengkap dengan kuda-kuda atap dari profil baja canai dingin berwarna perak, difoto dari udara di atas lahan berumput
Rangka rumah tinggal dari profil baja canai dingin tipis, termasuk kuda-kuda atapnya, difoto dari udara pada 2015. Materialnya sejenis dengan baja ringan untuk rangka atap di Indonesia.Foto: Dskabishkek / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0
Ringkasan jawaban

Baja ringan adalah profil dari pelat baja canai dingin bermutu tinggi (umumnya G550) yang tipis, dengan tebal logam dasar sekitar 0,40 sampai 1,10 mm, lalu dilapisi aluminium-seng atau seng agar tahan karat. Bedanya dengan baja konvensional: baja konvensional dibentuk panas dan berpenampang tebal, sedangkan baja ringan ditekuk dingin dari pelat tipis sehingga jauh lebih ringan tetapi lebih rawan tekuk lokal. Untuk rangka atap, profil yang paling banyak dipakai adalah kanal C dan profil topi, dan mutu profilnya diatur SNI 8399:2025 Profil baja ringan.

Daftar isi

Baja ringan adalah profil rangka dari pelat baja canai dingin yang tipis, bermutu tinggi, dan berlapis pelindung karat. Tebal logam dasarnya hanya sekitar 0,40 sampai 1,10 mm, lalu pelat itu ditekuk dingin menjadi profil kanal C, profil topi, atau bentuk lain. Baja konvensional seperti WF dan kanal canai panas dibentuk dalam keadaan panas dan berpenampang tebal. Karena itu baja ringan jauh lebih ringan per meter, tetapi perilakunya berbeda: dinding yang tipis membuatnya mudah menekuk secara lokal, sehingga cara mendesainnya juga punya standar sendiri.

Artikel ini membahasnya sebagai material, bukan katalog merek. Isinya cocok untuk pemilik rumah yang sedang membandingkan penawaran rangka atap dan mahasiswa teknik sipil yang baru mengenal baja canai dingin. Semua angka dimensi dan tebal diambil dari Katalog Produk Baja Ringan Konstruksi 2018 terbitan Kementerian PUPR, yang memuat tabel SNI 8399:2017, dan dari ringkasan SNI 8399:2025 oleh Kementerian Perindustrian.

Pengertian baja ringan dan proses canai dingin

Istilah "baja ringan" adalah sebutan pasar. Nama teknisnya baja canai dingin (cold-formed steel). Kajian Puslitbang Perumahan dan Permukiman PUPR menyebut produk ini lebih dikenal sebagai baja ringan karena bobotnya lebih ringan dibanding baja hot-rolled (canai panas).

Jalur produksinya, menurut katalog PUPR 2018, kira-kira seperti ini:

  1. Slab baja ditipiskan di hot strip mill menjadi gulungan baja canai panas (HRC).
  2. HRC untuk konstruksi dicanai dingin tanpa proses pemanasan (annealing) sampai setebal 0,2 hingga 3 mm.
  3. Produk canai dingin tanpa annealing ini disebut Cold Rolled Full Hard (CRFH). Ia lebih keras dan kuat tariknya lebih tinggi, ditandai dengan grade G300 sampai G550.
  4. Pelat itu dilapisi seng, aluminium-seng, atau aluminium-seng-magnesium, lalu menjadi bahan baku profil.
  5. Pelat berlapis ditekuk dengan mesin roll forming menjadi profil sesuai fungsinya.

Langkah 2 dan 3 adalah kunci. Pencanaian dingin tanpa annealing menaikkan kekuatan baja. Menurut Tabel 11 katalog PUPR, baja G550 punya kuat leleh minimum 550 N/mm² tetapi regangan minimumnya hanya 2%, sedangkan G300 dengan kuat leleh minimum 300 N/mm² punya regangan minimum 20%. Artinya G550 kuat, namun jauh kurang daktail (kurang mampu meregang sebelum putus).

Jenis jenis baja ringan menurut profil dan fungsinya

Ringkasan SNI 8399:2025 oleh Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Kementerian Perindustrian menyebut empat bentuk dasar profil baja ringan:

  • Profil C untuk rangka atap, dinding, dan lantai.
  • Profil U untuk rangka dinding.
  • Profil Z pada sistem rangka atap.
  • Profil TH (top hat, profil topi) sebagai bagian sistem rangka atap.

Di toko bangunan, jenis baja ringan biasanya disebut menurut fungsinya: kanal C, reng, dan hollow. Diagram berikut menunjukkan notasi dimensi dua profil yang paling sering dipakai pada atap rumah.

Penampang kanal C dan profil topi baja ringan dengan notasi dimensi A, B, C, D, E, dan tebal t
Notasi dimensi kanal C dan profil topi menurut tabel SNI 8399:2017 yang dimuat katalog PUPR 2018. Garis merah adalah garis ukur. Kredit: Diagram redaksi Ruang Teknik

Kanal C (CNP baja ringan, C75)

Kanal C dirangkai menjadi kuda-kuda: batang kord atas, kord bawah, dan batang web di antaranya. Kajian Jurnal Permukiman mencatat profil C dan profil topi sebagai bentuk yang paling banyak dipakai untuk rangka atap. Kode di pasaran seperti C75.35-0,75 berarti tinggi 75 mm, lebar 35 mm, dan tebal 0,75 mm.

Di pasaran, kanal C ini kadang dicari dengan sebutan "CNP baja ringan". Meski begitu, ia berbeda dari profil kanal baja canai panas: kanal C baja ringan ditekuk dingin dari pelat tipis (Tabel 25 katalog PUPR memuat C75 setebal 0,40 sampai 1,00 mm) dan punya bibir (lip) di ujung sayapnya. Menurut kajian yang sama, lipatan pada sayap dan badan profil bertujuan menambah kekakuan pelat, dan produk berkode sama, misalnya C75, bisa berbeda detail lipatannya antarprodusen.

Rangka rumah dari profil baja canai dingin berwarna perak dengan kuda-kuda atap segitiga dan batang web diagonal, berdiri di atas pelat lantai beton
Kuda-kuda atap dan rangka dinding dari profil baja canai dingin di Vladikavkaz, Rusia, Juni 2023. Di tiap kuda-kuda terlihat kord atas, kord bawah, dan batang web diagonal di antaranya. Foto: Alanskiy / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Reng

Reng adalah batang di atas kuda-kuda tempat penutup atap seperti genteng dipasang. Daftar produk rangka atap di katalog PUPR 2018 mencantumkan reng setinggi 28 sampai 40 mm dengan tebal 0,35 sampai 0,55 mm. Bentuknya tidak seragam antarprodusen: di daftar itu ada reng berprofil Ω (profil topi, yaitu badan berbentuk trapesium dengan dua sayap bawah), sedangkan kajian Jurnal Permukiman mencatat profil U juga biasa dipakai untuk gording atau reng.

Profil U

Profil U tidak punya bibir. Menurut SNI 8399:2025 bentuk ini dipakai sebagai rangka dinding, dan kajian Jurnal Permukiman menyebut profil U biasa dipakai untuk gording atau reng.

Hollow (holo baja ringan)

Holo baja ringan adalah profil kotak dari pelat tipis berlapis yang terutama dipakai untuk rangka plafon. Daftar produk rangka plafon di katalog PUPR 2018 mencantumkan hollow 20 x 40 mm dan 40 x 40 mm dengan tebal 0,40 sampai 0,55 mm. Hollow tidak termasuk empat bentuk dasar yang disebut BBSPJIKB untuk SNI 8399:2025, dan rangka plafon termasuk komponen nonstruktural. Jadi hollow plafon bukan pengganti kanal C pada kuda-kuda.

Tabel profil kanal C75 dan reng menurut SNI

Dua tabel di bawah ini diambil dari Tabel 25 (profil C) dan Tabel 28 (profil topi) Katalog Produk Baja Ringan Konstruksi 2018. Katalog itu menyusun tabelnya mengikuti SNI 8399:2017, yang kini sudah digantikan SNI 8399:2025. Angka berat adalah berat minimum termasuk lapisan untuk bahan Bj.LAS AS100. Dimensi nominal ditulis sebagai rentang, sama seperti di tabel katalog.

Tabel 1: Tabel profil kanal C75 dan reng menurut SNI
0,6074-7620-3923-403-111350,649atap, lantai
0,6574-7620-3923-403-111350,702atap, lantai
0,7074-7620-3923-403-111350,755atap, dinding, lantai
0,7574-7620-3923-403-111350,808atap, dinding, lantai
0,8074-7620-3923-403-111350,861atap, dinding, lantai
1,0074-7620-3923-403-111351,073atap, dinding, lantai

Sumber: lihat bagian Sumber artikel.

Tabel C75 di katalog dimulai dari tebal 0,40 mm, tetapi baris 0,40 sampai 0,55 mm tidak diberi tanda aplikasi rangka atap, dinding, maupun lantai. Untuk rangka atap, tanda aplikasi baru muncul mulai 0,60 mm.

Tabel 2: Tabel profil kanal C75 dan reng menurut SNI
TH300,4030-3215-2410-133-51000,324
TH300,4530-3215-2410-133-51000,363
TH350,4533-3715-2511-161,5-81150,418
TH750,7574-7638-4015-263-62151,287

Sumber: lihat bagian Sumber artikel.

TH30 dan TH35 di katalog hanya ditandai untuk rangka atap; tingginya (30 sampai 37 mm) masuk rentang tinggi reng di daftar produk katalog. TH75 tebal 0,75 mm ditandai untuk rangka atap dan rangka lantai. Toleransi bentuk juga diatur: menurut Tabel 24 katalog, tinggi profil C boleh menyimpang plus minus 1 mm, dan lengkung atas (bow) maksimum 1 mm per 1.000 mm panjang, paling besar 6 mm untuk batang 6.000 mm atau lebih.

Arti ketebalan BMT dan TCT pada baja ringan

Bagian ini penting saat membandingkan penawaran, karena ada dua cara menyebut tebal pelat berlapis:

  • BMT (Base Metal Thickness): tebal baja dasar saja, sebelum dilapisi.
  • TCT (Total Coated Thickness): tebal total, yaitu baja dasar ditambah lapisan logam (dan cat, bila ada).

SNI 8399:2017 pasal 3.3 menetapkan tebal nominal profil berdasarkan BMT, yaitu tebal nominal logam dasar induk sebelum lapisan tahan karat. Buletin teknis BlueScope TB-13 menjelaskan alasannya: kemampuan struktural ditentukan oleh BMT dan grade baja, sedangkan ketahanan karat ditentukan oleh jenis dan tebal lapisan logam.

Potongan pelat baja ringan berlapis yang menunjukkan BMT sebagai tebal baja dasar dan TCT sebagai tebal total termasuk lapisan
BMT hanya mengukur baja dasar, TCT mengukur seluruh tebal termasuk lapisan aluminium-seng di kedua sisi. Kredit: Diagram redaksi Ruang Teknik

Tabel 12 katalog PUPR memberi tebal perkiraan pelat Bj.LAS setelah dilapisi. Selisih antara keduanya kecil, tetapi cukup untuk mengaburkan spesifikasi.

Tabel 3: Arti ketebalan BMT dan TCT pada baja ringan
0,450,4770,496
0,600,6270,646
0,700,7270,746
0,750,7770,796
1,001,0271,046

Sumber: lihat bagian Sumber artikel.

Tebal ekivalen lapisan dua sisi menurut tabel yang sama adalah 0,027 mm untuk AS100 dan 0,046 mm untuk AS150. Jadi kalau seseorang menjual "baja ringan 0.75" berdasarkan hasil ukur mikrometer pada pelat AS100, baja dasarnya hanya sekitar 0,75 - 0,027 = 0,723 mm. Selalu tanyakan: 0,75 itu BMT atau TCT?

Cara lain untuk mengecek tanpa alat ukur halus adalah menimbang. Katalog PUPR memberi rumus berat profil per meter:

B=(t×L×γ+w×L)×10−6B = \left( t \times L \times \gamma + w \times L \right) \times 10^{-6}

Keterangan: BB = berat profil per meter (kg/m); tt = tebal nominal BMT (mm); LL = lebar pelat bahan baku pembentuk profil (mm); γ\gamma = massa jenis baja, 7.850 kg/m³; ww = massa lapisan (g/m²), misalnya 100 untuk AS100. Angka massa jenis baja dan turunan rumus berat besi dibahas lebih lanjut di artikel berat jenis baja.

Contoh hitungan

Berat minimum kanal C75 tebal 0,75 mm berlapis AS100

Data: t = 0,75 mm; L = 135 mm (lebar pelat minimum C75); γ = 7.850 kg/m³; w = 100 g/m²

  1. Suku baja: t × L × γ = 0,75 × 135 × 7.850 = 794.812,5

  2. Suku lapisan: w × L = 100 × 135 = 13.500

  3. Jumlah: 794.812,5 + 13.500 = 808.312,5

  4. B = 808.312,5 × 10⁻⁶ = 0,808 kg/m (sama dengan angka di tabel katalog)

  5. Berat minimum satu batang 6 m = 6 m × 0,808 kg/m = 4,85 kg

Batang C75 0,75 sepanjang 6 m yang beratnya jelas di bawah 4,85 kg patut dicurigai: entah baja dasarnya lebih tipis, lebar pelatnya kurang, atau lapisannya di bawah AS100. Menimbang hanya butuh timbangan, bukan mikrometer.

Lapisan pelindung: AS, AZ, dan zincalume

Baja canai dingin harus diproteksi lapisan tahan karat (kajian Jurnal Permukiman), dan bahan baku profil yang diakui SNI 8399 semuanya pelat berlapis. Ada tiga keluarga lapisan yang tercantum di katalog PUPR 2018:

  • Bj.LS (lapis seng), kode massa lapisan Z, misalnya Z18 atau Z20.
  • Bj.LAS (lapis paduan aluminium-seng), kode AS. Paduannya berisi aluminium 50 sampai 60%, seng 40 sampai 50%, dan sisanya unsur lain.
  • Bj.LAM (lapis aluminium-seng-magnesium), kode AM. Paduannya berisi aluminium 47 sampai 57%, magnesium 1 sampai 3%, silikon 1 sampai 2%, dan seng 38 sampai 50%.

Pada kode AS dan AM, angka di belakang kode adalah massa lapisan dua sisi dalam g/m². Pada kode Z angkanya dikali 10, misalnya Z18 berarti 180 g/m² (Tabel 3 katalog PUPR). Menurut Tabel 15 katalog PUPR, AS100 berarti minimal 100 g/m² untuk dua sisi (rata-rata uji tiga titik), minimal 90 g/m² pada satu titik uji, dan minimal 40 g/m² untuk satu permukaan.

Lalu apa itu AZ dan zincalume? AZ adalah kode lapisan aluminium-seng yang dipakai produsen seperti BlueScope, setara dengan AS dalam penamaan SNI. Katalog PUPR sendiri memakai keduanya berdampingan, misalnya "AS yang tinggi yaitu AZ 200 (200 gr/m2)". ZINCALUME adalah merek dagang terdaftar BlueScope untuk baja berlapis aluminium-seng. Buletin BlueScope CTB-6 menyebut komposisi lapisannya sekitar 55% aluminium, 1,5% silikon, dan sisanya seng. Kajian PUPR mencatat lapisan aluminium-seng di pasaran juga dikenal sebagai galvalum.

Pilihan lapisan sebaiknya mengikuti lingkungan, bukan sekadar "lebih tebal lebih baik". Katalog PUPR memberi tiga arahan:

  • Dekat pantai, lapisan aluminium-seng lebih sesuai, dengan massa lapisan tinggi seperti AZ200 atau varian bermagnesium.
  • Di lingkungan yang cenderung basa, misalnya kandang ternak, lapisan seng lebih tepat daripada aluminium-seng.
  • Produk yang bersentuhan dengan semen atau beton, seperti floordeck, lebih baik memakai baja lapis seng, karena lapisan aluminium-seng justru dapat mempercepat korosi.

Tabel ketebalan baja ringan per komponen

Tabel berikut menggabungkan klasifikasi bahan baku Bj.LAS (Tabel 16 katalog PUPR) dengan rentang tebal yang tercantum di daftar produk katalog yang sama. Gunakan sebagai rentang acuan, bukan pengganti hitungan struktur.

Tabel 4: Tabel ketebalan baja ringan per komponen
Rangka atap (kanal C)0,60-1,20G550AS1000,60-1,00 (C75 sampai C81)
Reng0,35-0,45G550AS1000,35-0,55
Rangka dinding0,70-1,20G550AS100-
Rangka lantai0,60-1,20G550AS100-
Rangka plafon (termasuk hollow)0,40-1,20G550AS500,40-0,55 (hollow)
Rangka partisi0,40-1,20G550AS50-
Penutup atap0,20-1,00G300 atau G550AS70-

Sumber: lihat bagian Sumber artikel.

Satu hal perlu dicatat dari tabel ini. Klasifikasi bahan baku masih membuka reng setebal 0,35 mm, dan reng 0,35 mm memang tercantum di daftar produk katalog 2018. Padahal SNI 8399:2025 menetapkan tebal nominal minimum profil baja ringan 0,40 mm, dan SNI 8399:2017 pasal 3.1 pun mendefinisikan profil rangka baja ringan dengan tebal nominal 0,4 sampai 1,10 mm. Jadi reng 0,35 mm berada di bawah batas profil kedua edisi itu.

Untuk pertanyaan "baja ringan 0.75 cukup atau tidak", jawabannya bergantung pada bentang, jarak kuda-kuda, jenis genteng, dan beban angin. Tebal 0,75 mm berada di dalam rentang klasifikasi rangka atap (0,60 sampai 1,20 mm), tetapi yang menentukan aman tidaknya adalah hitungan kapasitas, bukan angka tebal yang lazim di pasaran.

Standar SNI yang mengatur baja ringan

Baja ringan tidak diatur oleh satu standar saja. Produk profil, bahan baku pelat, dan cara mendesain strukturnya punya standar masing-masing.

Tabel 5: Standar SNI yang mengatur baja ringan
SNI 8399:2025Profil baja ringanProduk profil: bentuk C, U, Z, TH; bahan baku; tebal minimum 0,40 mm; lapisan; ukuran dan toleransi; berat minimum per meter; uji; penandaan
SNI 4096:2019Baja lembaran dan gulungan lapis paduan aluminium-seng (Bj L-AS)Pelat bahan baku berlapis aluminium-seng
SNI 2053:2024Baja lembaran lapis seng (Bj LS)Pelat bahan baku berlapis seng
SNI 8521:2018Baja lembaran dan gulungan lapis paduan aluminium-seng-magnesium (Bj.LAM)Pelat bahan baku berlapis aluminium-seng-magnesium
SNI 7971:2013Struktur baja canai dinginCara mendesain dan menghitung komponen struktur baja canai dingin

Sumber: lihat bagian Sumber artikel.

Beberapa catatan status yang perlu diketahui:

  • SNI 8399 sudah beberapa kali berganti. Edisi 2017 berjudul "Profil rangka baja ringan" dan menjadi acuan katalog PUPR 2018. BBSPJIKB Kementerian Perindustrian menyatakan SNI 8399:2025 Profil Baja Ringan menggantikan SNI 8399:2023 Profil Rangka Baja Ringan.
  • SNI 4096:2019 dalam daftar ruang lingkup LSPro BSPJI Medan (Kementerian Perindustrian) dicantumkan bersama Peraturan Menteri Perindustrian No. 68 Tahun 2024. Profil rangka baja ringan SNI 8399:2023 dan SNI 8399:2025 tercantum di daftar yang sama dengan skema sertifikasi Tipe 5, tanpa nomor peraturan menteri. Untuk memastikan sebuah SNI berlaku wajib, cek peraturan menteri yang memberlakukannya.
  • SNI 7971:2013 ditetapkan melalui Surat Keputusan BSN No. 296/KEP/BSN/12/2013 dan mengadopsi standar Australia, sebagaimana dicatat dalam makalah Jurnal Teknik Sipil Universitas Kristen Petra.

Bagi pemilik rumah, sisi praktisnya ada di penandaan. Menurut ringkasan BBSPJIKB, SNI 8399:2025 mewajibkan setiap produk yang memenuhi syarat diberi tanda berisi identitas merek dan simbol spesifikasi, termasuk kode profil, tinggi profil, tebal nominal, serta jenis dan massa lapisan pelindung. Batang tanpa penandaan seperti ini layak dipertanyakan.

Kelebihan dan batasan baja ringan

Katalog PUPR 2018 merangkum lima keunggulannya dibanding rangka kayu: bobotnya ringan, lebih tahan rayap, lebih tahan cuaca panas atau dingin karena muai dan susutnya kecil, tidak mudah terbakar, dan pemasangannya relatif cepat. Kajian Jurnal Permukiman juga mengutip penelitian Oktarina dan Dermawan (2015) yang menemukan rangka atap baja canai dingin 78% lebih ringan dan 9 sampai 27% lebih murah daripada rangka atap kayu.

Pekerja memasang rangka dinding dari profil baja tipis di sekitar kusen jendela sambil memakai helm dan kacamata pengaman
Pemasangan rangka dinding dari profil baja tipis di sekitar kusen jendela, Baucau, Timor-Leste, Januari 2025. Foto: Matthew Noles, U.S. Navy / Wikimedia Commons, Domain publik (karya pemerintah AS)

Batasannya justru lahir dari kelebihan yang sama, yaitu dinding yang tipis. Kajian tersebut mencatat kelemahan baja canai dingin: mudah tekuk lokal, mudah memuntir, rawan web crippling (badan profil melipat akibat beban terpusat), dan wajib diproteksi lapisan tahan karat.

Hasil uji Puslitbang Permukiman PUPR menunjukkan risikonya secara nyata. Enam rangka atap skala penuh, masing-masing dirancang dan dibuat penyedia jasa yang berbeda untuk atap pelana yang sama, diuji dengan beban statis. Hasilnya:

  • Hanya 50% sampel material yang punya kuat tarik setara baja G550.
  • Empat dari enam rangka tidak memenuhi kapasitas beban rencana.
  • Kegagalan terjadi karena tekuk lokal dan web crippling pada batang kord atas, terutama di dekat tumpuan.
  • Rangka dengan profil topi lebih andal daripada rangka dengan profil C.

Pelajarannya: baja ringan bukan material yang "pasti aman asal tebal". Kualitas rangka atap ditentukan oleh tiga hal sekaligus, yaitu material yang benar-benar sesuai SNI, desain yang mengikuti SNI 7971:2013, dan sambungan yang benar. Katalog PUPR mensyaratkan sekrup ukuran 12-14x20 dengan ketahanan korosi Class 2 untuk elemen struktur rangka atap. Sekrup ini berbeda dari baut metrik yang dibahas di tabel ukuran baut. Katalog itu juga menyarankan pemasangan oleh installer terlatih yang bersertifikat dari pabrikan.

Pemasangan rangka atap termasuk bekerja di ketinggian. Alat pelindung diri dan alat pelindung jatuh untuk pekerjaan seperti ini, beserta dasar hukumnya, dibahas di panduan APD.

Jadi, material ini pilihan yang masuk akal untuk rangka atap rumah selama tiga hal tadi dipenuhi. Saat membandingkan penawaran, mintalah kode profil, BMT, grade, dan massa lapisan secara tertulis, lalu cocokkan dengan tabel di atas.

Lembar Hitung dan tabel terkait

Tabel standar

Tabel profil baja

Dimensi dan berat profil WF, H, UNP, siku, CNP, dan hollow dari katalog produsen.

Buka alat

Tabel standar

Daftar SNI per bidang

Nomor dan judul SNI yang sering dirujuk, dengan tautan ke layanan resmi BSN.

Buka alat

Lembar Hitung

Konversi satuan teknik

Ubah satuan tekanan, daya, panjang, luas, volume, torsi, debit, massa, gaya, energi, dan suhu.

Buka alat

Pertanyaan umum

Apa bedanya baja ringan dengan baja biasa?

Baja biasa atau baja konvensional (misalnya profil WF dan kanal canai panas) dibentuk dalam keadaan panas dan berpenampang tebal. Baja ringan dibuat dari pelat baja canai dingin yang tipis, sekitar 0,40 sampai 1,10 mm, bermutu tinggi seperti G550, dilapisi aluminium-seng atau seng, lalu ditekuk dingin menjadi profil. Hasilnya jauh lebih ringan, tetapi dindingnya yang tipis membuatnya lebih rawan tekuk lokal sehingga desainnya mengikuti SNI 7971:2013 Struktur baja canai dingin.

Berapa ketebalan baja ringan untuk rangka atap rumah?

Klasifikasi bahan baku Bj.LAS di Katalog Produk Baja Ringan Konstruksi 2018 (Kementerian PUPR) menempatkan rangka atap pada tebal logam dasar 0,60 sampai 1,20 mm dan reng pada 0,35 sampai 0,45 mm, keduanya mutu G550 dengan lapisan minimal AS100. Daftar produk kanal C setinggi 75 sampai 81 mm di katalog yang sama berada di rentang 0,60 sampai 1,00 mm. Tebal yang tepat untuk satu rumah tetap ditentukan hitungan struktur, bukan tebal pasaran.

Apa arti baja ringan C75 0.75?

C75 berarti profil kanal C dengan tinggi badan sekitar 75 mm (Tabel 25 katalog PUPR: 74 sampai 76 mm), dan 0,75 adalah tebal nominal dalam milimeter. Menurut SNI 8399, tebal nominal itu adalah BMT, yaitu tebal baja dasar sebelum dilapisi. Untuk lapisan AS100, berat minimum C75 0,75 adalah 0,808 kg/m, atau sekitar 4,85 kg per batang 6 m.

Apa itu holo baja ringan?

Holo atau hollow baja ringan adalah profil kotak atau persegi panjang dari pelat baja tipis berlapis yang terutama dipakai untuk rangka plafon. Daftar produk rangka plafon di katalog PUPR 2018 mencantumkan ukuran seperti 20 x 40 mm dan 40 x 40 mm dengan tebal 0,40 sampai 0,55 mm. Rangka plafon termasuk komponen nonstruktural, jadi jangan dipakai menggantikan kanal C pada kuda-kuda.

Apakah zincalume sama dengan AZ atau galvalum?

ZINCALUME adalah merek dagang terdaftar BlueScope untuk baja berlapis paduan aluminium-seng dengan komposisi sekitar 55% aluminium, 1,5% silikon, dan sisanya seng. AZ adalah kode jenis lapisan aluminium-seng, dan di pasaran lapisan ini juga sering disebut galvalum. Dalam SNI, baja lapis aluminium-seng disebut Bj.LAS dengan kode massa lapisan AS, misalnya AS100.

Bagaimana cara memastikan baja ringan sesuai SNI?

Periksa penandaan pada batang. SNI 8399:2025 mewajibkan penandaan yang memuat identitas merek, kode profil, tinggi profil, tebal nominal, serta jenis dan massa lapisan pelindung. Lalu bandingkan tebal dan berat batang dengan berat minimum per meter, dan minta bukti sertifikat SNI produk. Untuk bahan bakunya, SNI 8399:2025 mensyaratkan pelat baja lapis yang kesesuaiannya dibuktikan dengan sertifikat SNI.

Lapisan baja ringan apa yang cocok untuk rumah dekat pantai?

Katalog PUPR 2018 mengarahkan lapisan aluminium-seng dengan massa lapisan tinggi, misalnya AZ200, atau varian bermagnesium untuk lingkungan dekat pantai. Sebaliknya, di lingkungan basa seperti kandang ternak dan untuk produk yang bersentuhan dengan semen atau beton, lapisan seng lebih tepat. Jadi pilih lapisan menurut lingkungannya, bukan sekadar yang paling tebal.

Apakah rangka atap baja ringan pasti lebih kuat daripada kayu?

Tidak otomatis. Dalam uji Puslitbang Permukiman PUPR, empat dari enam rangka atap baja canai dingin buatan penyedia jasa berbeda tidak memenuhi kapasitas beban rencana, dan hanya 50% sampel material yang kuat tariknya setara G550. Rangka baja ringan aman kalau materialnya sesuai SNI, desainnya mengikuti SNI 7971:2013, dan sambungannya benar.

Sumber

  1. Katalog Produk Baja Ringan Konstruksi 2018 (Tabel 11, 12, 15, 16, 24, 25, 28; rumus berat profil; daftar produk rangka atap dan rangka plafon) Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (simpk.pu.go.id), diakses
  2. Beberapa Aspek yang Diatur dalam SNI 8399:2025 Profil Baja Ringan Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB), Kementerian Perindustrian (web.archive.org), diakses
  3. Mengapa SNI 8399:2025 Profil Baja Ringan Penting? Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB), Kementerian Perindustrian (web.archive.org), diakses
  4. Kapasitas Rangka Atap Baja Canai Dingin dengan Berbagai Model Geometris dalam Memikul Beban Statis (Wahyu Wuryanti, Jurnal Permukiman Vol. 13 No. 2, 2018) Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman, Kementerian PUPR (jurnalpermukiman.pu.go.id), diakses
  5. Sertifikasi Produk: daftar ruang lingkup SNI LSPro BSPJI Medan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Medan, Kementerian Perindustrian (web.archive.org), diakses
  6. Penggunaan Spreadsheet dalam Menentukan Kapasitas Profil Baja Canai Dingin Berdasarkan SNI 7971:2013 (Setiawan, Nishimura, Santoso, Muljati) Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, Universitas Kristen Petra (publication.petra.ac.id), diakses
  7. Technical Bulletin TB-13: General guide to good practice in the use of exterior BlueScope coated steel products (Rev. 11, 2025) BlueScope Steel (cdn.dcs.bluescope.com.au), diakses
  8. Technical Bulletin CTB-6: aluminium/zinc dan aluminium/zinc/magnesium alloy-coated steel (Rev. 6, 2022) BlueScope Steel (cdn.dcs.bluescope.com.au), diakses

Tim Redaksi Ruang Teknik

Tim redaksi

Tim Redaksi Ruang Teknik menulis dan memperbarui artikel, tabel standar, dan halaman rumus di situs ini. Setiap angka, rumus, dan tabel dicocokkan dengan sumber resmi yang dikutip di halaman yang sama, mengikuti Pedoman Redaksi.

Pemeriksaan sumber

Angka, rumus, dan tabel di halaman ini dicocokkan redaksi dengan sumber resmi yang dikutip, lengkap dengan edisinya.

Terakhir diperiksa 15 Okt 2026

Artikel terkait